PATROLI24.COM | KOTA PEKALONGAN – Organisasi kemasyarakatan Baurekso Pekalongan Bangkit resmi mendeklarasikan sekaligus melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pekalongan Raya Masa Bakti 2026–2031 dalam sebuah acara yang digelar di Aula Hotel Nirwana Pekalongan, Minggu (14/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai organisasi kemasyarakatan dari wilayah Pekalongan Raya. Momentum ini menjadi penanda bangkitnya kembali Baurekso Pekalongan Bangkit sebagai wadah yang diharapkan mampu memperkuat persatuan, solidaritas sosial, serta partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

Dari unsur TNI, hadir perwakilan Kodim 0710/Pekalongan yang diwakili Warnoto. Sementara dari unsur kepolisian, Kapolres Pekalongan Kota diwakili IPTU Purwoko Hadi, S.H. Kegiatan tersebut juga dihadiri berbagai organisasi kemasyarakatan dan lembaga sosial kemasyarakatan, di antaranya LMPI Kabupaten Pekalongan, IKALA, LSM Pejuang 24, Probojoyo, LSM Harimau, 234 SC, serta GMBI Kota Pekalongan beserta jajaran masing-masing. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan semangat kolaborasi dan kebersamaan yang menjadi salah satu tujuan utama pembentukan Baurekso Pekalongan Bangkit.

Dalam sambutan Wali Kota Pekalongan H. Achmad Afzan Arslan Djunaid, S.E., M.M. yang dibacakan oleh perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pekalongan, disampaikan bahwa tantangan sosial yang berkembang saat ini menuntut seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat semangat kebersamaan.

Menurutnya, kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil, dinamika sosial yang bergerak cepat, serta derasnya arus informasi di media digital menghadirkan berbagai tantangan baru bagi kehidupan bermasyarakat. Di antaranya adalah penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan berbagai bentuk provokasi yang berpotensi memecah belah persatuan.

Karena itu, menjaga keamanan dan ketenteraman wilayah tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah, TNI, dan Polri. Peran aktif seluruh komponen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan, dinilai sangat penting dalam menjaga kondusivitas daerah dan memperkuat harmoni sosial.

Pemerintah Kota Pekalongan berharap Baurekso Pekalongan Bangkit mampu menjadi organisasi yang tidak hanya menjadi wadah berhimpun, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata melalui berbagai kegiatan sosial, pendidikan, kemanusiaan, pelestarian budaya, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, tokoh masyarakat yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, M. Ariston, menyampaikan apresiasinya atas lahir dan bangkitnya kembali Baurekso Pekalongan Bangkit. Menurutnya, organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis dalam menghimpun berbagai potensi masyarakat serta menjadi mitra dalam mendukung pembangunan dan menjaga kebersamaan.

Ia menegaskan bahwa organisasi yang kuat tidak hanya diukur dari jumlah anggotanya, melainkan dari sejauh mana keberadaannya mampu memberikan kontribusi nyata dan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *