Kabupaten Pekalongan,
Patroli24.com.

Tuntutan Aspirasi warga terkait pembangunan infrastruktur di wilayah Pekalongan Utara akhirnya disampaikan langsung kepada Pemerintah Kabupaten Pekalongan. LSM Pejuang 24 bersama sejumlah warga Desa Mulyorejo dan Desa Tegaldowo mendatangi Kantor Bupati Pekalongan, pada Jumat (21/8/2026).

Acara Audiensi tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah( setda) Kabupaten Pekalongan, Mohammad Yulian Akbar S.Sos.,M.Si. didampingi perwakilan DPU TARU serta Dinas Perkim LH.

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan infrastruktur, mulai dari jalan rusak, kebutuhan jembatan penghubung hingga rumah pompa.

Ada kabar Baik ,Sejumlah kabar cukup melegakan pun disampaikan kepada warga.Diantaranya yaitu :

1.terkait pembangunan jalan rabat beton di sebelah timur Sungai Meduri yang dijanjikan akan mulai dikerjakan pada bulan ini.

2.Ruas jalan Karangjompo–Mulyorejo juga disebut telah masuk dalam penganggaran tahun 2026 dan ditargetkan mulai dikerjakan dalam waktu sekitar satu hingga dua minggu ke depan.

3.Tak hanya persoalan jalan, warga juga menyampaikan kebutuhan pembangunan jembatan penghubung Jeruksari–Mulyorejo. Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyatakan pada tahun ini akan mengalokasikan anggaran untuk penyusunan Detail Engineering Design (DED) terlebih dahulu.

Diperkirakan kebutuhan anggaran pembangunan jembatan tersebut mencapai lebih dari Rp10 miliar. Setelah DED selesai, pemerintah akan berupaya mencari sumber pembiayaan, baik melalui APBD Kabupaten Pekalongan, bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, maupun pemerintah pusat.

Terkait anggaran kebutuhan perbaikan jalan secara keseluruhan, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyebut diperlukan anggaran sekitar Rp350 miliar. Pada tahun 2026, telah dialokasikan sekitar Rp50 hingga Rp60 miliar, sedangkan pada tahun 2027 ditargetkan minimal Rp100 miliar.
Selain itu, kebutuhan pembangunan rumah pompa di Desa Tegaldowo juga menjadi perhatian.Pemerintah berencana melakukan pengecekan terlebih dahulu dan menargetkan program tersebut dapat masuk dalam penganggaran tahun 2027 apabila memungkinkan.

Ketua Umum ( Ketum) LSM Pejuang 24, Teguh Hadi Santoso yang akrab di panggil Silva Hadi berharap perhatian pembangunan infrastruktur dapat dilakukan secara lebih merata, khususnya bagi wilayah Pekalongan bagian utara.

“Jangan sampai wilayah Pekalongan Utara termarginalkan,Mohon ditengoklah di wilayah utara,” tegas Silva Hadi “

Aspirasi warga yang dikawal LSM Pejuang 24 tersebut diharapkan tidak berhenti sebatas audiensi, melainkan benar-benar diwujudkan dalam program pembangunan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat (*)

Feri Cocacola

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *